Disusun untuk memenuhi
tugas mata kuliah Metodologi Pembelajaran
PAI
Dosen Pengampu: Burhanudin, M.S.I
Disusun oleh kelompok 4 :
Oktavera
Audina (2016.1303)
Resi
Restiani (2016.1306)
SEKOLAH
TINGGI AGAMA ISLAM SUKABUMI
Program
Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)
Jln.Lio
Balandongan (Begeg) No.74 Kel. Cikondang, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi
www.staisukabumi.blogspot.com Email: stai.sukabumi@gmail.com
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
membeikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat meyelesaikan makalah
yang berjudul “Klasifikasi
dan Fungsi Metode Pembelajaran PAI” dengan
baik.
Adapun maksud penyusunan
makalah ini untuk memenuhi tugas mata kuliah. Metodologi Pembelajaran PAI. Selain itu kami
berharap semoga makalah ini bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan
wawasan tentang pengklasifikasian metode-metode pembelajaran PAI.
Kami menyadari banyak sekali kekurangan dalam
penulisan makalah ini, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun demi perbaikan di masa mendatang.
Sukabumi, 17 O ktober 2018
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL
KATA
PENGANTAR...........................................................................................
DAFTAR
ISI.........................................................................................................
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang ..........................................................................................
B. Rumusan
Masalah .....................................................................................
C. Tujuan Penulisan........................................................................................
D. Manfaat Penulisan......................................................................................
BAB
II PEMBAHASAN
A. Klasifikasi
dan
Fungsi................................................................................
B. Metode
Pembelajaran
PAI.........................................................................
C. Klasifikasi
Metode Pembelajaran...............................................................
D. Faktor Penggunaan
metode dan
fungsinya.....................................................
BAB III PENUTUP
A. Simpulan....................................................................................................
B. Saran..........................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Metode mengajar ialah
cara yang digunakan oleh sorang guru untuk menyampaika materi pembelajaran
kepada peserta didik. Karena penyampaian itu berlangsung dalam interaksi
edukatif, metode mengajar dapat diartikan sebagai cara yang dipergunakan oleh
pendidik dalam mengadakan hubungan dengan pelajar pada saat berlangsungnya
pembelajaran. Dengan demikian, metode mengajar merupakan alat untuk menciptakan
proses belajar mengajar.
Mengingat bahwa mengajar
pada hakikatnya merupakan upaya guru dalam menciptakan situasi belajar, metode
yang digunakan diharapkan mampu menumbuhkan berbagai kegiatan belajar bagi para
pelajar. Oleh karena itu metode belajar yang baik adalah metode yang dapat
menumbuhkan kegiatan belajar bagi pelajar, dan upaya guru dalam memilih metode yang
baik merupakan upaya mempertinggi mutu pengajaran atau pendidikan yang menjadi
tanggung jawabnya.
Terdapat beberapa metode
mengajar yang dapat digunakan oleh seorang guru. Untuk mempermudah
penggunaannya metode-metode tersebut dikelompokkan berdasarkan penggunaan pada
mata pelajara PAI dan fungsi disetiap poinnya. Untuk pembahasan lebih lanjut
mengenai pengelompokkan metode pembelajaran PAI, makadalam makalah penulis kali
ini mengangkat tema “Klasifikasi dan Fungsi Metode Pembelajaran PAI”
B. Rumusan
masalah
Untuk membatasi masalah agar lebih terpusat
pada pokok persoalan sesuai dengan judul diatas, maka dalam makalah ini
pemakalah menguraikan beberapa permasalahan yaitu:
1. Bagaimana
pengklasifikasian dan fungsi metode
pembelajaran PAI?
2. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan
dalam pengklasifikasian dan
fungsi metode
pembelajaran PAI?
C. Tujuan
Penulisan
Berdasarkan pada permasalahan yang diajukan di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui pengklasifikasian dan fungsi metode pembelajaran PAI.
2. Untuk mengetahui Faktor-faktor yang perlu diperhatikan
dalam pengklasifikasian dan
fungsi metode
pembelajaran PAI.
D. Manfaat Penulisan
Adapun manfaat dari penulisan makalah ini sebagai berikut:
1. Manfaat
Teoritis
Penyusunan
karya tulis ini diharapkan dapat memberi manfaat untuk menambah khazanah
keilmuan mengenai klasifikasi dan fungsi dari metode pembelajaran PAI.
2. Manfaat
Praktis
a. Bagi
Penulis
Penulis dapat menambah wawasan tentang
klasifikasi dan fungsi metode pembelajaran PAI.
b. Bagi
Pembaca
Memberi wawasan dan pemahaman mengenai
klasifikasi dan fungsi metode pembelajaran PAI.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Klasifikasi
dan Fungsi
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,
Klasifikasi adalah penyusunan bersistem dalam kelompok atau golongan
menurut kaidah atau standar yang ditetapkan.
Klasifikasi merupakan
kata serapan dari bahasa Belanda, classificatie,
yang sendirinya berasal dari bahasa Prancis classification. Istilah
ini menunjuk kepada sebuah metode untuk menyusun data secara sistematis atau
menurut beberapa aturan atau kaidah yang telah
ditetapkan.
Secara harfiah bisa pula dikatakan
bahwa klasifikasi adalah pembagian sesuatu menurut kelas-kelas. Menurut
Ilmu Pengetahuan, Klasifikasi adalah Proses pengelompokkan benda
berdasarkan ciri-ciri persamaan dan perbedaan.[1]
Menurut Towa P. Hamakonda dan J.N.B. Tairas,
klasifikasi adalah pengelompokan yang sistematis dari obyek, gagasan, buku atau
benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri
yang sama.
Adapun Sulistyo Basuki mengemukakan bahwa klasifikasi
berasal dari kata Latin “classis” atau proses pengelompokan, artinya
mengumpulkan benda/entitas yang sama serta memisahkan benda/entitas yang tidak
sama.[2]
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa
klasfifikasi adalah suatu kegiatan yang mengelompokkan sesuatu yang memiliki beberapa ciri yang sama
dan memisahkan yang tidak sama. Jadi
klasifikasi dan fungsi metode pembelajaran PAI adalah pengelompokan
metode-metode pembelajaran PAI berdasarkan penggunaan pada mata pelajaran PAI
yaitu, Al-Qur’an Hadist, Aqidah Akhlak, Fiqih dan SKI yang digunakan untuk
mencapai tujuan pembelajaran.
B. Metode
Pembelajaran PAI
Metode pembelajaran
adalah cara-cara atau teknik penyajian bahan pelajaran yang akan digunakan
oleh guru pada saat menyajikan bahan pelajaran, baik secara individual atau
secara kelompok. Agar tercapainya tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan,
seseorang guru harus mengetahui berbagai metode. Dengan memiliki pengetahuan
mengenai sifat berbagai metode, maka seorang guru akan lebih mudah menetapkan
metode yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi. Penggunaan metode
mengajar sangat bergantung pada tujuan pembelajaran.
Syarat-syarat yang harus
diperhatikan oleh seorang guru dalam penggunaan metode pembelajaran adalah
sebagai berikut :
1. Metode
yang dipergunakan harus dapat membangkitkan motif, minat, atau gairah belajar
siswa.
2. Metode
yang digunakan dapat merangsang keinginan siswa untuk belajar lebih lanjut.
3. Metode
yang digunakan harus dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mewujudkan
hasil karya.
4. Metode
yang digunakan harus dapat menjamin perkembangan kegiatan kepribadian siswa.
5. Metode
yang digunakan harus dapat mendidik murid dalam teknik belajar sendiri dan cara
memperoleh pengetahuan melalui usaha pribadi.
6. Metode
yang digunakan harus dapat menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai serta sikap siswa dalam kehidupan sehari-hari.[3]
C. Klasifikasi
Metode pembelajaran
Metode digunakan oleh
seorang pendidik untuk mengkreasi lingkungan belajar dan mengkhususkan
aktivitas dimana guru dan siswa terlibat selama proses pembelajran berlangsung.
Hal yang terpenting dalam metode ialah, tujuan belajar yang ingin dicapai.
Penetapan metode dapat divariasikan melalui strategi yang berbeda bergantung
pada tujuan yang akan dicapai dan konten proses yang akan dilakukan dalam
kegiatan pembelajaran.
Terdapat beberapa metode pembelajaran yang
dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran yang
diklasifikan sebagai berikut:
1. Metode Ceramah
2. Metode Diskusi
3. Metode Tanya Jawab
4. Metode Pembiasan
5. Metode Keteladanan
6. Metode Pemberian Ganjaran
7. Metode Pemberian Hukuman
8. Metode Sorogan
9. Metode Bandongan
10. Metode Muzakarah
11. Metode Kisah
12. Metode Pemberian Tugas
13. Metode Karya Wisata
14. Metode Eksperimen
15. Metode Latihan
16. Metode Sosio-drama
17. Metode Simulasi
18. Metode Kerja Lapangan
19. Metode Demonstrasi
20. Metode Kerja Kelompok
Pemilihan
metode mengajar yang tepat terkait dengan efektifitas pengajaran. Ketepatan
penggunaan metode mengajar dipengaruhi oleh banyak faktor, diataranya:
a. Tujuan
yang hendak dicapai
Tujuan ini hendaknya dijadikan tumpuan
perhatian karena akan memberi arah dalam memperhitungkan efektivitas suatu
metode.
b. Keadaan
pelajar
Metode mengajar merupakan alat untuk
menggerakkan pelajar agar dapat mempelajari bahan pelajaran. Seorang pendidik
dapat menggerakkan pelajar jika metode mengajar yang digunakan sesuai dengan
tingkat perkembangan pelajar.
c. Bahan
pengajaran
Pendidik hendaknya mampu menguraikan bahan
pengajaran kedalam unsu-unsur secara rinci.
d. Situasi
belajar mengajar
Pengertian situasi belajar mencakup suasana
dan keadaan kelas-kelas yang berdekatan yang mungkin mengganggu jalannya proses
belajar-mengajar, keadaan siswa masih semangat atau sudah lelah, keadan cuaca
dan sebagainya.
e. Fasilitas
Metode-metode mengajar sebagian dapat
digunakan dengan fasilitas yang minim, dan sebagian yang lain menuntut
fasilitas memadai yang tidak dapat digunakan apabila tidak didukung fasilitas
tertentu. Guru hendaknya memperhitungkan peran fasilitas tersebut dalam
menetapkan metode mengajar yang akan digunakan.
f. Kekuatan
dan kelemahan metode
Pendidik dapat menegtahui dan
mempertimbangkan batas-batas kekuatan dan kelemahan metode yang digunakan,
karena setiap metode memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda.
D. fungsi Penggunaan Metode Pembelajaran
Menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan
Zain, metode pembelajaran memiliki beberapa fungsi, diantaranya:
1. Sebagai Alat Motivasi Ekstrinsik.
Sebagai salah satu komponen pembelajaran
metode menempati peranan yang tidak kalah pentingnya dari komponen lain. Tidak
ada satu pun kegiatan pembelajaran yang tidak menggunakan metode pembelajaran.
Ini berarti, fungsi metode pembelajaran sebagai alat motivasi ekstrinsik,
dengan menempatkan guru sebagai motivatornya. Motivasi ekstrinsik adalah
motif-motif yang aktif dan berfungsi karena adanya perangsang dari luar. Metode
pembelajaran berfungsi sebagai alat perangsang dari luar yang dapat
membangkitkan belajar peserta didik. Motivasi ekstrinsik menurutSardiman A.M.(1988:90) adalah
motif-motif yang aktif dan berfungsinya karena adanya rangsangan dari luar.
Karena itu, metode berfungsi sebagai alat perangsang dari luar yang dapat
membangkitkan belajar seseorang.
2. Sebagai Strategi Pembelajaran.
Daya serap peserta didik terhadap bahan
yang diberikan juga bermacam-macam. Ada yang cepat, ada yang sedang, dan ada
yang lambat. Faktor inteligensi mempengaruhi daya serap peserta didik terhadap
bahan pelajaran yang diberikan guru. Perbedaan daya serap peserta didik
memerlukan strategi pembelajaran yang tepat, dan metode merupakan salah satu
solusinya. Bagi sekelompok peserta didik boleh jadi mudah menyerap bahan
pelajaran bila guru menggunakan metode tanya jawab, tapi bagi sekelompok
peserta didik yang lain. Di sinilah letak fungsi metode pembelajaran. Oleh karena itu, dalam kegiatan belajar mengajar
menurut Dra Roestiyah N.K (1989:1), guru harus memiliki
strategi agar anak didik dapat belajar secara efektif dan efisien, mengenai
pada tujuan yang diharapkan. Salah satu langkah untuk memiliki strategi itu
adalah harus menguasai teknik-teknik penyajian atau biasanya disebut metode
mengajar. Dengan demikian, metode mengajar adalah strategi pengajaran sebagai
alat untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
3. Sebagai Alat untuk Mencapai
Tujuan.
Tujuan adalah suatu cita-cita yang akan
dicapai dalam kegiatan pembelajaran dan menjadi pedoman yang memberi arah
kemana kegiatan pembelajaran akan dibawa. Tujuan dari kegiatan pembelajaran
tidak akan pernah tercapai selama komponen-komponen lainnya tidak diperlukan.
Salah satu komponen tersebut adalah metode. Fungsi metode pembelajaran adalah
salah satu alat untuk mencapai tujuan. Dengan memanfaatkan metode secara akurat
guru akan mampu mencapai tujuan pembelajaran. Ketika tujuan dirumuskan agar
anak didik memiliki keterampilan tertentu, maka metode yang digunakan harus
disesuaikan dengan tujuan.
Selain itu penggunaan metode mengajar dalam pembelajaran
ditinjau dari segi prosesnya memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :
a. Sebagai
cara untuk mencapai tujuan pembelajaran.
b. Sebagai
gambaran aktivitas yang harus ditempuh oleh siswa dan guru dalam kegiatan
pembelajaran.
c. Sebagai
bahan pertimbangan dalam menentukan alat penilaian pembelajaran.
d. Sebagai
bahan pertimbangan untuk menentukan bimbingan dalam kegiatan pembelajaran,
apakah dalam kegiatan pembelajaran tersebut perlu diberikan bimbingan secara
individu atau kelompok.
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Dari pembahasan diatas
dapat ditarik sebuah simpulan sebagai berikut:
1. Metode
pembelajaran adalah cara-cara atau teknik penyajian bahan pelajaran yang akan
digunakan oleh guru pada saat menyajikan bahan pelajaran, baik secara
individual atau secara kelompok.
2. Terdapat
beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan
strategi pembelajaran yaitu: Metode Ceramah, Metode tanya jawab, Metode
Diskusi, Demonstrasi dan Eksperimen, Tugas belajar dan Resitasi, Kerja Kelompok,
Karyawisata, Manusia sumber, Simulasi dan Latihan.
3. Ketepatan
penggunaan metode mengajar dipengaruhi oleh banyak faktor, diataranya: Tujuan
yang hendak dicapai, Keadaan pelajar, Bahan pengajaran, Situasi belajar
mengajar, Fasilitas dan Kekuatan dan kelemahan metode.
4. Menurut
Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, metode pembelajaran memiliki beberapa
fungsi, diantaranya: Alat Motivasi Ekstrinsik, Strategi Pembelajaran dan Alat
untuk Mencapai Tujuan.
5. Selain
itu penggunaan metode
mengajar dalam pembelajaran ditinjau dari segi prosesnya memiliki fungsi-fungsi
sebagai berikut : Sebagai cara untuk mencapai tujuan pembelajaran, Sebagai gambaran aktivitas yang harus ditempuh
oleh siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran, Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan
alat penilaian pembelajaran sertaSebagai bahan pertimbangan untuk menentukan bimbingan dalam
kegiatan pembelajaran, apakah dalam kegiatan pembelajaran tersebut perlu
diberikan bimbingan secara individu atau kelompok.
B. Saran
Dengan makalah ini
diharapkan dapat menjadi salah satu dari referensi atau pedoman pendidik dalam
menentukan metode pembelajaran yang akan dipakai untuk mencapai tujuan
pembelajaran. Tiada gading yang tak retak, begitu juga dengan makalah ini. Dengan
segala keterbatasan dan kemampuan penulis, maka untuk pengembangan lebih lanjut
disarankan kepada para pembaca untuk turut mencari reverensi lain terkait
dengan materi ini guna menjadi masukan kepada penulis dan perbaikan serta
penyempurnaan kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA
Dra.
Sumiati dan Asra, M.Pd. 2008. Metode pembelajaran. Bandung: CV
Wacana Prima.
Drs.
H. M. Suparta dan Drs. Herry Noer Aly, MA. 2008. Metodologi pengajaran
agama islam. Jakarta: Amissco.
Prof.
Dr. Syaiful Sagala, M.Pd. 2003. Konsep dan makna. Bandung:
Alfabeta.
Sabri, Ahmad. 2005. Strategi Belajar Mengajar Micro Teaching. Jakarta : Quantum teaching.
Septiandi,
dendi. 2012. Prinsip dan Fungsi Metode Mengajar.http://dendiseptiandi27.blogspot.co.id/2012/12/prinsip-dan-fungsi-metode-mengajar.html (25
Oktober 2016)
[2] Diakses dari, https://donyprisma.wordpress.com/2016/02/12/definisi-klasifikasi-perpustakaan/pada tanggal 17 Oktober 2018
[3] Ahmad Sabri, Strategi Belajar Mengajar Micro Teaching (Jakarta : Quantum teaching, 2005).
Hlm. 52-53
[4] Drs. H. M. Suparta, MA, et
al, Metodologi pengajaran agama islam (Jakarta:
Amissco, 2008), Hlm. 170
Tidak ada komentar:
Posting Komentar